Tarawih Penuh Kejutan di Masjid Al-Muttaqin Gadukan, Jamaah Dapat Sirup Marjan sebagai Apresiasi Istiqamah


Gresik, KABARMU.COM – Suasana hangat dan penuh kegembiraan terasa di Masjid Al-Muttaqin Gadukan pada Senin malam (16/3/2026). Usai pelaksanaan sholat tarawih, para jamaah tampak sumringah ketika menerima hadiah tak terduga berupa sirup Marjan yang dibagikan langsung oleh Muhammad Yusuf, pengurus Masjid Al-Muttaqin Surabaya.

Pembagian sirup tersebut dilakukan dengan cara yang unik dan penuh keakraban. Muhammad Yusuf memberikan apresiasi kepada para jamaah yang tetap istiqamah menghadiri tarawih hingga malam ke-28 Ramadhan. Ia menyebutkan berbagai alasan menarik saat memberikan hadiah, seperti jamaah yang rumahnya paling jauh, jamaah yang selalu datang bersama istri tercinta, jamaah yang paling sepuh namun tetap semangat beribadah, hingga jamaah yang sudah lama tidak berjumpa. Dengan cara tersebut, hampir seluruh jamaah yang hadir mendapatkan sirup sebagai bentuk penghargaan.

Ide pembagian sirup ini ternyata muncul secara spontan. Inspirasi tersebut datang dari ceramah ba’da tarawih yang disampaikan oleh Ustadz Mohammad Taufik dengan tema “Dakwah Marketable”, yang membahas bagaimana menjadikan masjid makmur dan diminati jamaah.

Dalam ceramahnya, Ustadz Taufik menyampaikan tiga prinsip penting. Pertama, masjid adalah milik Allah, sehingga cara memakmurkannya harus mengikuti tuntunan Allah. Masjid juga harus terbuka untuk seluruh umat Islam tanpa membeda-bedakan kelompok organisasi. Kedua, langkah awal memakmurkan masjid adalah dengan penguatan iman jamaah serta keberpihakan pada upaya menegakkan sholat sebagai tiang agama. Ketiga, masjid perlu menghadirkan program yang “marketable”, yakni kegiatan yang diminati jamaah, bermanfaat, dan mudah didukung dari sisi pendanaan.

Di akhir acara, Muhammad Yusuf  menyampaikan beberapa himbauan kepada jamaah. Takmir menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pembangunan masjid dari dana para donatur secara transparan. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat keterlambatan dalam pencatatan maupun pengumuman donasi karena keterbatasan panitia.

Selain itu, jamaah juga diajak memanfaatkan akhir Ramadhan untuk memperbanyak infaq. “Mari di akhir Ramadhan ini kita berinfaq secara ‘ugal-ugalan’, agar pahala yang Allah berikan juga berlipat ganda tanpa batas,” ujar salah satu pengurus masjid.

Kegiatan yang penuh keceriaan ini membuat rangkaian sholat tarawih dan witir yang biasanya selesai sekitar pukul 20.30 WIB menjadi sedikit lebih lama dan baru berakhir sekitar pukul 21.00 WIB. Namun suasana hangat dan kebersamaan yang tercipta justru menambah semangat jamaah.

Salah satu takmir juga menyampaikan bahwa setiap tahun menjelang Idul Fitri, Masjid Al-Muttaqin memang memiliki tradisi memberikan bingkisan kepada sebagian jamaah sebagai bentuk perhatian serta upaya menjaga semangat istiqamah berjamaah di masjid.

Masjid Al-Muttaqin sendiri berada di lokasi strategis, di samping SPBU Mbah Ratu dan Hotel Antariksa. Dahulu bangunan masjid ini relatif kecil dan kurang terlihat karena akses masuknya hanya melalui lorong selebar sekitar 1,5 meter. Namun berkat semangat dan dukungan jamaah, pengurus berhasil membeli rumah di sebelahnya yang kini sedang dalam tahap akhir pembangunan untuk perluasan masjid. 

Rencananya setelah Idul Fitri, bangunan masjid lama akan dibongkar dan ditinggikan agar menyatu dengan bangunan baru yang telah berdiri. Harapannya, Masjid Al-Muttaqin dapat menjadi pusat ibadah yang lebih nyaman bagi masyarakat sekitar maupun para musafir yang melintas di kawasan tersebut.
Pengurus masjid juga mengajak masyarakat yang memiliki kelapangan rezeki untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan masjid. Dengan dukungan bersama, diharapkan Masjid Al-Muttaqin semakin makmur dan menjadi tempat ibadah yang benar-benar dibutuhkan umat. CakTOP | Dakwah Maketable

 

Posting Komentar untuk "Tarawih Penuh Kejutan di Masjid Al-Muttaqin Gadukan, Jamaah Dapat Sirup Marjan sebagai Apresiasi Istiqamah"