Batu, KABAR-MU.COM,_ Suasana penuh keceriaan dan kehangatan mewarnai kegiatan Gathering Yatim yang diselenggarakan oleh Panti Asuhan Muhammadiyah Man Jadda Wajada. Anak-anak yatim tampak bergembira, para ibu turut merasakan kebahagiaan, sementara para pengurus panti bersama keluarga membersamai seluruh rangkaian kegiatan. Dari kebersamaan inilah terbangun ikatan sebagai keluarga baru yang saling menguatkan dalam kasih sayang dan kebahagiaan.
Kegiatan Gathering Yatim ini dilaksanakan setelah Panti Asuhan Man Jadda Wajada berdiri selama kurang lebih 1,5 tahun. Acara berlangsung selama dua hari, pada Sabtu–Ahad, 17–18 Januari 2026, dengan dua titik utama kegiatan, yaitu Wisata Batu Ekonomis Park dan Villa Ibrahim, Kota Batu.
Di balik suksesnya pelaksanaan kegiatan ini, tersimpan kisah perjuangan yang tidak ringan. Program Gathering Yatim ini hampir saja tidak terlaksana karena keterbatasan dana. Kondisi tersebut membuat panitia memutuskan untuk mengundur jadwal kegiatan selama satu pekan, dari semula direncanakan pada 10–11 Januari 2026 menjadi 17–18 Januari 2026. Namun, dengan keyakinan, doa, dan ikhtiar yang terus dilakukan, para pengurus tidak menyerah.
Alhamdulillah, pertolongan Allah SWT datang tepat pada waktunya. Donasi mengalir di saat-saat terakhir (last minute), Allah SWT mengirimkan hamba-hamba terbaik-Nya untuk membantu. Dukungan juga hadir dalam bentuk sarana transportasi, di antaranya pinjaman mobil Luxio dari Bapak Habib serta kendaraan Elf milik Panti Asuhan Islamadina dan Mobil grandmax milik Sekolah Kreatif Muhammadiyah Sidowungu, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terselenggara dengan baik dan lancar.
Sesampainya di Kota Batu, rombongan Panti Asuhan Man Jadda Wajada mendapatkan sambutan istimewa dari pasangan pemilik Villa Ibrahim, Ibu Anita dan Bapak Tria. Bahkan, keduanya rela datang lebih dahulu dan menunggu rombongan selama kurang lebih satu jam di lokasi wisata, karena perjalanan sempat terhambat kemacetan di wilayah Singosari. Penantian tersebut dilakukan semata-mata untuk dapat bertemu langsung dengan anak-anak yatim serta menyerahkan bingkisan snack dan donasi uang saku kepada para santri Panti Asuhan Man Jadda Wajada.
Kepedulian tersebut menjadi kejutan yang mengharukan bagi para pengurus, mengingat kegiatan ini dilaksanakan tanpa menggunakan jasa agen wisata. Tidak hanya itu, saat kepulangan rombongan, Ibu Anita dan Bapak Tria juga menyampaikan salam hangat kepada keluarga besar panti serta mempersilakan Villa Ibrahim untuk kembali digunakan apabila Panti Asuhan Man Jadda Wajada hendak menyelenggarakan kegiatan serupa pada tahun mendatang.
Hari pertama kegiatan diisi dengan wisata edukatif di Batu Ekonomis Park. Anak-anak yatim tampak menikmati setiap momen; melihat pesona satwa, bermain berbagai wahana, berenang, serta tertawa riang penuh kebahagiaan. Seluruh waktu dimanfaatkan secara maksimal untuk menghadirkan kegembiraan. Menjelang sore, rombongan menuju Villa Ibrahim untuk beristirahat.
Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan acara kebersamaan yang hangat dan penuh makna. Anak-anak yatim, para ibu, dan pengurus panti duduk bersama membangun keakraban. Dalam sesi ini, setiap peserta diberi ruang untuk berbicara, menyampaikan perasaan dan harapan. Disadari bersama bahwa membangun keluarga besar Panti Asuhan Muhammadiyah Man Jadda Wajada tidak dapat dilakukan oleh pengurus saja, melainkan membutuhkan peran dan keterlibatan semua pihak. Peran Pengurus membeeikan pembinaan dan pemberdayaan, Peran Keluarga Yatim memanfaatkan sebaik-baiknya sesuai keperuntukannya apa yang diberikan donatur dan peran Anak Yatim Belajar dengan giat mendo'akan seluruh donatur.
Sebagai penutup, pengurus Panti Asuhan Muhammadiyah Man Jadda Wajada menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi, baik yang dapat disebutkan maupun yang tidak dapat disebutkan satu per satu. Semoga Allah SWT membalas dengan balasan terbaik, melapangkan dan melimpahkan rezekinya, menyehatkan jasmani dan rohani, menjadikan keluarga yang sakinah, serta melindungi dari segala bala dan bencana.
Di usia panti yang masih sangat muda, terlaksananya kegiatan Gathering Yatim ini menjadi nikmat besar yang patut disyukuri. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dengan keikhlasan, kebersamaan, dan pertolongan Allah SWT, keterbatasan dapat diubah menjadi kekuatan dan harapan.


Posting Komentar untuk "Hampir Batal, Namun Allah Cukupkan: Terima Kasih Donatur, Gathering Yatim Man Jadda Wajada Mengikat Kebahagiaan dan Kebersamaan"