"Menghidupkan masjid bukan sekadar hadir, tetapi menyalakan cahaya ilmu dan ibadah. Kajian Al-Hidayah menjadi ruang bersama untuk memperkuat iman, memperdalam pedoman hidup Islami, dan menumbuhkan ukhuwah yang berbuah pada keridhoan Allah SWT."
KABAR-MU.COM —Menganti, Sabtu, 3 Januari 2026, Masjid Al-Hidayah Kutil, Menganti, menghadirkan produk dakwah baru bertajuk “Kajian Al-Hidayah”. Program kajian rutin ini insya Allah akan dilaksanakan dua kali dalam sebulan, yakni setiap Ahad pertama dan Ahad ketiga, pada Ahad malam selepas Salat Isya.
Kajian Al-Hidayah menjadi ruang bagi jamaah untuk memperdalam pemahaman Al-Qur’an dan Al-Hadis, sekaligus menanamkan nilai-nilai pola hidup Islami dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari itu, kajian ini diharapkan mampu menghidupkan Masjid Al-Hidayah dengan ilmu dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Pada Ahad pertama, kajian akan disampaikan oleh Ustadz Khoirul Faizin, Lc, dengan pokok bahasan Tafsir Al-Qur’an dan Al-Hadis. Beliau merupakan Anggota Majelis Tarjih PDM Surabaya sekaligus Anggota Majelis Tabligh PWM Jawa Timur.
Sementara itu, pada Ahad ketiga, kajian akan diisi oleh Cak TOP (Mohammad Taufik), Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Menganti dan Pendiri Yayasan Lentera Hati Indonesia, dengan materi Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah.
Ketua PCM Menganti, Ustadz Nur Syamsi, menyambut hangat program yang digagas oleh Takmir Masjid Al-Hidayah ini. Ia berharap Kajian Al-Hidayah tidak hanya meningkatkan pemahaman dan wawasan keislaman jamaah, tetapi juga menjadi sarana komunikasi, silaturahim, serta penguatan jamaah dan simpatisan Muhammadiyah.
Lebih lanjut, beliau juga berharap Masjid Al-Hidayah dapat berperan sebagai basecamp panitia pembangunan Masjid Wringin, yang merupakan bagian dari pengembangan PRM Gempol Kurung.
Takmir Masjid Al-Hidayah mengajak seluruh jamaah untuk berpartisipasi aktif dalam kajian ini. Tidak hanya warga lokal atau “Wong Asli Kutil”, tetapi juga kaum urban Muhammadiyah dan para pendatang yang bermukim di sekitar wilayah Kutil, seperti Perumahan Swan Menganti Park, Green Menganti, Swan Menganti Mas, The Naila, Jade Hamlet, serta kawasan klaster dan kapling lainnya.
Kajian Al-Hidayah akan dimulai pada Ahad, 4 Januari 2026, pukul 19.15 WIB. Kegiatan ini terbuka untuk umum, meliputi bapak-bapak, ibu-ibu, dan remaja. Panitia mengajak seluruh warga untuk menghadiri majelis ilmu ini sebagai momentum memperkuat ibadah dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
.jpg)
Posting Komentar untuk "“Kajian Al-Hidayah” Hadir, Hidupkan Masjid dengan Ilmu dan Ukhuwah"