KABAR-MU.COM — Trawas, Sebanyak 90 kader digital Muhammadiyah Gresik mengikuti kegiatan Jurnalis & Influencer Camp Muhammadiyah Gresik 2025, yang digelar oleh Majelis Pustaka, Informasi dan Digitalisasi (MPID) PDM Gresik pada 8–9 November 2025 di Hotel Grand Whiz Trawas, Mojokerto.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan dakwah di era digital.
Acara secara resmi dibuka oleh Ketua PDM Gresik, KH. Toha, yang dalam sambutannya menyampaikan keprihatinan bahwa Muhammadiyah belum menjadi yang terdepan di dunia media. Beliau menegaskan pentingnya memperkuat peran media digital dan mengembangkan Girimu (Gresik Muhammadiyah Media) sebagai wadah resmi media sosial Muhammadiyah Gresik.
> “PDM menaruh harapan besar kepada 90 peserta Jurnalis & Influencer Camp agar menjadi ujung tombak dakwah digital dan penggerak media Muhammadiyah di Gresik,”
— KH. Toha, Ketua PDM Gresik.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Muhammad Irwan, Owner Info Gresik, dan Andrio, mantan Redaktur Surabaya Post. Keduanya memberikan pembekalan seputar jurnalisme digital, strategi konten kreatif, serta etika bermedia sosial dalam bingkai dakwah pencerahan.
Dari 90 peserta tersebut, tiga di antaranya merupakan kader Muhammadiyah Menganti, yaitu Dita Nur Oktaviani, S.Pd dan Faradilla Nur Aulia Rahma, S.Sos — keduanya Guru SD Muhammadiyah 1 Menganti, serta Mohammad Taufik, A.Md, Wakil Ketua PCM Menganti yang membidangi MPID (Majelis Pustaka, Informasi dan Digitalisasi).
Melalui kegiatan ini, MPID PDM Gresik berharap lahir pasukan kader digital Muhammadiyah yang mampu menjadi agen perubahan, menyebarkan nilai-nilai Islam berkemajuan, dan memperkuat eksistensi dakwah Muhammadiyah di ruang digital.

1 komentar untuk "90 Kader Digital Muhammadiyah Gresik Dilatih dalam “Jurnalis & Influencer Camp”, Tiga diantaranya dari PCM Menganti. "
Atau kalau mau lebih singkat dan ringan:
"Mantap, kader digital Gresik! Semoga makin eksis di dunia maya dengan konten dakwah berkemajuan."